30 days to Ramadhan
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu'anni.
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Pemurah, dan menyukai memberikan maaf, maka maafkanlah aku."
***
1 tahun lalu, setelah Ramadhan berakhir..
aku pernah meminta pada Rabb-ku, berkenan memberi kesempatan agar aku dipertemukan lagi di Ramadhan tahun esok.
ya, tahun esok, adalah tahun ini.
saat itu juga aku berjanji pada Rabb-ku, agar ketika Dia mempertemukanku kembali dengan Ramadhan, aku akan beribadah lebih banyak, aku akan berpuasa lebih baik, aku akan mengisi malam-malam panjangku dengan tahajjud, aku akan mengisi waktu pagiku dengan dhuha, aku akan menghiasi hari-hariku dengan tilawah.. aku akan.. aku akan..
:')
tapi kenyataannya..
aku gagal menghidupkan malam-malamku, membersamai Al-Qur'an pada setiap hela nafasku, menyebut asma Allah setiap waktu :')
lagi, aku terbuai dengan fananya perhiasan dunia, lidahku tergelincir membicarakan keburukan saudara sendiri, mataku sengaja melihat apa yang tak boleh dilihat, hari-hariku percuma.
padahal, kalau bukan Ramadhan, kapan ada waktu untuk beribadah lebih giat?
dari sekian bulan dalam 1 tahun, ada bulan-bulan yang diistimewakan Allah, dan salah satunya adalah bulan Ramadhan. tidakkah ingin menjadikan Ramadhan moment bagi perubahan diri menuju lebih baik?
Hari ini,
30 hari menuju Ramadhan..
membiasakan diri menahan hawa nafsu, membiasakan diri berpuasa senin-kamis, membiasakan diri bangun di sepertiga malam, membiasakan diri untuk mensinkronkan hati dan perbuatan, adalah pilihan yang tepat, agar ketika kita sampai di bulan istimewa itu, kita sudah terbiasa dengan kebaikan.
kebaikan yang semoga Allah takdirkan bukan hanya sampai di bulan Ramadhan saja, tapi juga selalu dan selamanya sampai kita menutup mata.
Ramadhan,
siapa insan yang tak ingin berjumpa denganmu?
yang datangnya di sambut dengan suka cita, pintu-pintu surga terbuka lebar, pintu-pintu neraka tertutup rapat, ibadah yang pahalanya dilipatgandakan, dan setan yang dibelenggukan..
Ramadhan,
bulan penuh maghfirah, ampunan yang tiada henti diberikan, berkali-kali maksiat, berkali-kali ingkar atas ketetapan, berkali-kali mencampakkan Rabb semesta alam. Dia selalu ingin membawamu kembali pada fitrahnya, Dia selalu menunggumu untuk bersujud kepadaNya, menangisi setiap khilaf yang kau lakukan, menyesali segala perbuatan dosa yang kau kerjakan..
Ramadhan,
izinkan aku menyambut kedatanganmu dengan hati yang bersih, dengan dzikrullah yang kian menemani, dengan tubuh yang sehat, dengan diri yang jauh dari kefasikkan. agar aku bisa menunaikan janjiku pada Rabb-ku, agar aku bisa memaksimalkan ibadahku untuk Rabb-ku..
Ramadhan,
izinkan aku menghidupkan malam-malamku dengan cahaya iman, pertemukan aku dengan malam penuh keagungan, pertemukan aku dengan malam lailatul qadr, beri aku kesempatan untuk memohon ampun pada Rabb-ku atas segala kesalahan yang sulit dihapuskan..
Ramadhan,
sebagaimana Rasulullah dan para sahabat memerlakukanmu dengan begitu mulianya, izinkan aku, dan kita semua agar bisa memerlakukan Ramadhan seperti mereka. tak ada dusta dan ingkar, yang ada hanya kesabaran, keikhlasan dan tulus beribadah mengharap ridhoNya..
Ramadhan,
kau mendekatkan kami pada Rabb pencipta langit dan bumi, sebanyak apapun kami melakukan dosa, tapi saat bertemu denganmu, ada sekat yang membatasi kami berbuat kerusakan..
Ramadhan,
bulan penuh berkah tiada tandingan.
mudah-mudahan ku dapati pengalaman tak terlupakan, yang akan selalu ku kenang.
Ramadhan,
very grateful to Allah.
this is our time to include some abundance.
bismillah, in syaa Allah..
30 days to Ramadan.
“Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta syetan-syetan dibelenggu. di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang/terjauhkan (dari kebaikan)” (HR. Ahmad)

Komentar
Posting Komentar