Kamu; Takdirku yang mana?
Pukul setengah 6 pagi. .
Kunikmati segelas teh hangat yang beraroma khas, sambil membaca buku kesukaan.
Sesekali ku hela nafas, merasakan sejuknya pagi itu dengan segala keindahan yang Tuhan berikan. Burung-burung berkicauan, langit yang masih sedikit gelap, namun tetap memancarkan pesonanya, dan berbagai tanaman hijau yang melengkapi kesejukan pagi itu.
5 menit kemudian,
Ku tutup sejenak buku yang tengah ku baca, dan berhenti pada halaman 105.
Dalam halaman tersebut terdapat sebuah kutipan;
"Rencanamu tidak seindah suratan takdirNya, kita hanya bisa berikhtiar, sementara Allah yang menetapkan."
Ya, memang begitu kurasa. Aku sering dikecewakan dengan rencana-rencana yang pada akhirnya hanya menjadi sebuah wacana. Sudah sedemikian rupa, kurancang dengan sangat matang. Namun, aku sadar. Bahwa ada yang mengatur selain diriku. :')
Sama halnya. .
Seperti pertemuan kita pada akhir bulan Februari kemarin.
Aku masih belum bisa menerka, tentang ceritamu dalam hidupku. 50 ribu tahun sebelumnya, dalam lauh mahfudz ku, kau jadi bagian yang mana?
Pelajaran?
Kebahagiaan?
Atau bahkan penyesalan?
Meski aku ingin sekali berkata padamu, "Berjuang, ya."
Agar takdir memihak pada kita. Bukankah takdir itu bisa diusahakan?
Namun kuurungkan. :')
Karena aku tak ingin kau terbebani atas apa-apa yang sebenarnya ingin ku banyak terhadap dirimu.
Dan dengan tertatih, kau tahu aku tak mudah menaruh hati pada siapapun,
kecuali padamu.
Takdir, takdir.
Lucu sekali terkadang, padahal pintaku tak terlalu banyak kan?
Aku hanya ingin dipersatukan dengannya, mengapa membuat ini menjadi rumit?
Dan seakan takdir menjawab,
"Kau harus berjuang lebih, karena untuk mendapatkan sesuatu yg paling
diinginkan, terkadang kau harus melewati jalan yang berliku, ombak yang menghadang. Agar suatu saat nanti kau dan dia punya cerita yang akan membuat kalian semakin saling mencintai ketika mengingatnya."
Pada akhirnya,
Membuatku sadar sekali lagi. Bahwa dunia ini bukan hanya tentang egoku. .
Meski aku tak bisa membayangkan, jika tanpa kamu.. Akankah hati mudah terbuka seperti saat untukmu?
#foryou
Kereeeen 🥰
BalasHapus